Ciptakan Peluang Baru, Disnaker Surabaya dan Scomptec Bekali Anak Muda Skill Desain Grafis Profesional

Disnaker Surabaya & Scomptec menggelar pelatihan desain grafis gratis. Bekali anak muda dengan skill fotografi & editing untuk hadapi dunia kerja 2025.

Jul 24, 2025 - 22:00
Jul 25, 2025 - 12:42
 0  32
Ciptakan Peluang Baru, Disnaker Surabaya dan Scomptec Bekali Anak Muda Skill Desain Grafis Profesional

Bunga (23), bukan nama sebenarnya, menatap layar laptopnya dengan perasaan campur aduk. Puluhan tab berisi portal lowongan kerja terbuka, namun tak satupun terasa 'nyangkut' di hati dan kualifikasinya. Ijazah Sarjana yang ia genggam seolah belum cukup menjadi kunci di tengah ketatnya persaingan kerja di Surabaya pada tahun 2025 ini. Namun, sebuah pengumuman di media sosial dari disnaker Surabaya ini mengubah segalanya. Sebuah program pelatihan gratis dari berbagai bidang yang salah satunya adalah desain grafis yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya bekerja sama dengan Scomptec. Ini bukan sekadar pengumuman, ini adalah sebuah secercah harapan.

Lebih dari Sekadar Pelatihan: Jawaban Atas Tuntutan Era Digital

Kisah seperti Bunga adalah cerminan dari tantangan yang dihadapi banyak anak muda Surabaya saat ini. Era digital menuntut keahlian yang spesifik dan praktis, terutama di industri kreatif yang terus berkembang. Menjawab tantangan tersebut, Disnaker Surabaya menggandeng Scomptec, sebuah lembaga pelatihan teknologi yang telah dikenal, untuk menggelar "Pelatihan Desain Grafis". Program ini dirancang bukan sebagai seminar teori, melainkan sebagai kawah candradimuka untuk mencetak talenta-talenta digital yang siap kerja. Candradimuka ini berarti sebagaimana dongeng yang ada di Indonesia dimana Gatot Kaca yang berendam dalam danau candradimuka kemudian memiliki otot kawat dan tulang besi. Itulah yang nantinya akan terjadi pada setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini. Tujuannya jelas: mengurangi angka pengangguran dengan membekali angkatan kerja muda dengan keterampilan yang paling relevan dan paling dicari oleh industri saat ini.

Materi Intensif: Dari Desain Grafis hingga Fotografi Professional

Selama periode pelatihan, para peserta tidak hanya duduk dan mendengarkan. Mereka langsung terjun ke dalam praktik intensif yang mencakup seluruh alur kerja seorang kreator konten visual modern. Kurikulum yang padat ini dirancang untuk mengubah pemula menjadi individu yang percaya diri dengan portofolionya.

  • Fundamental Fotografi: Peserta belajar dasar-dasar yang krusial, mulai dari memahami 'segitiga exposure' (ISO, Aperture, Shutter Speed), komposisi visual yang menarik, hingga teknik pencahayaan di dalam dan luar ruangan.
  • Seni Editing Foto Profesional: Materi berlanjut ke meja digital, di mana para peserta diajarkan cara 'memoles' hasil jepretan mereka menggunakan software standar industri seperti Adobe Photoshop, Ilustrator, dan InDesign. Dari retouching sederhana hingga color grading yang dramatis.

Dampak Nyata: Kisah Para Peserta dan Harapan Baru

Setelah pelatihan sejauh ini, perubahan itu terlihat nyata. "Dulu, saya cuma bisa foto pakai HP dan edit pakai filter Instagram," ujar Bunga sambil tersenyum. "Sekarang saya paham bagaimana mengatur kamera DSLR, bahkan sudah berani menerima proyek editing sederhana untuk produk teman. Rasanya seperti membuka pintu yang selama ini saya kira terkunci," lanjutnya. Instruktur dari Scomptec juga menekankan bahwa fokus pelatihan adalah pada hasil akhir. "Target kami adalah di akhir program, setiap peserta pulang tidak hanya membawa sertifikat, tapi juga sebuah portofolio yang bisa mereka tunjukkan dengan bangga kepada calon klien atau perusahaan," jelas salah satu perwakilan Scomptec dan Disnaker.

Kisah Bunga dan puluhan peserta lainnya adalah bukti nyata bahwa inisiatif kolaboratif seperti ini mampu memberikan dampak langsung. Ini adalah investasi pada sumber daya manusia yang akan membentuk wajah industri kreatif Surabaya di masa depan.

Inisiatif yang digagas oleh Disnaker Surabaya dan Scomptec ini lebih dari sekadar program kerja. Ini adalah sebuah penegasan bahwa di tengah tantangan ekonomi, pemerintah dan sektor swasta bisa bahu-membahu menciptakan peluang. Bagi anak-anak muda Surabaya, ini adalah pesan yang jelas: jangan berhenti belajar, karena kesempatan akan selalu ada bagi mereka yang siap dan punya keahlian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 1